Pentingnya Oximeter Saat Terkena Covid-19 dan Harus Isolasi Mandiri

Cara Sederhana Mengetahui Oximeter Akurat atau Tidak

source gambar : idntimes.com

Seperti yang kita ketahui saat ini bahwa pandemic yang disebabkan virus Covid-19 ini menimbulkan gejala sesak napas untuk orang yang terserang, karena hal ini beberapa orang memerlukan perawatan yang cukup itensif.

Tapi semakin melonjakan orang yang terinveksi menjadikan rumah sakit tidak bisa menampung semua pasien yang mengalami gejala sesak nafas. Saat nafas terasa sesak hal ini terjadi karena tidak adanya udara yang cukup ke paru-paru, jadi akan terasa sakit jika menarik di nafas dari dada.

Jika hal ini terjadi sangat penting untuk memantau saturasi oksigen setiap waktu. Saat ini orang yang terkena virus Covid-19 punya kadar oksigen yang rendah dalam darah mereka, walupun ketika mereka merasa tubuhnya sehat. Kadar oksigen yang rendah ini bisa jadi peringatan untuk pasien memerlukan perawatan medis.

 

  • Kenapa Penting Memantau Kadar Saturasi Oksigen

Memantau kadar saturasi oksigen ini cukup pentig karena jika kadar oksigen pada darah yang rendah ini bisa jadi hal yang serius. Untuk melakukan perawatan sendiri di rumah saat terkena virus Covid-19 dibutuhkan alat yang bernama oximeter supaya Anda bisa mengetahui berapa kadar oksigen dalam darah Anda.

Jadi jika saturasi oksigen menurun makan sudah diketahui dari awal. Secara umum biasanya orang-orang yang sebelumnya memiliki masalah dengan paru-paru, penyakit jantung, obesitas, dan juga perokok yang aktif akan lebih beresiko mengalami penurunan saturasi oksigen.

 

  • Apa itu Oximeter

Oximeter pulse ini memiliki fungsi yang bisa mengukur berapa banyak kadar oksigen yang ada dalam darah seseorang. Alat ini burukuran sangat kecil dan digunaan dengan dijepitkan kejari atau bisa juga kebagian tubuh lainnya. Oximeter ini merupakan sebuah alat yang cukup sering digunakan dirumah sakit atau klinik, tapi Anda juga bisa membelinya untuk digunakan di rumah.

Beberapa orang memiliki anggapan kalau kadar oksigen ini jadi sebuah tanda yang penting untuk mengetahui seberapa baik tubuh Anda bekerja sama seperti dengan tekanan pada darah dan juga suhu tubuh yang dimiliki seseorang.

Biasanya orang yang punya penyakit jantung dan paru-paru sudah biasa menggunakan Oximeter untuk memeriksa keadaan mereka secara berkala. Oximeter ini jual dengan bebas, karena pembeliannya tidak membutuhkan resep khusus.

 

  • Cara Kerja Oximeter

Cara kerja dari Oximeter ini adalah dengan menggunakan cahaya yang berwarna merah dan juga inframerah yang nantinya akan jadi sensor pada jari. Pada darah yang mempunyai kandungan oksigen yang banyak nantinya bisa menyerap lebih banyak cahaya inframerah dan akan membuat cahaya yang berwarna merah jadi mengalir.

Saat oksigen pada darah Anda tidak cukup banyak maka cahaya merahlah yang akan lebih banyak diserap. Jadi darah yang memiliki kandungan oksigen yang sedikit justru akan memiliki warna kebiruan. Sebenarnya hasil dari Oximeter ini tidak akan 100 persen akurat tapi lumayan cukup untuk memberikan perkiraan kadar oksigen dan juga detak jantung.

 

  • Cara Membaca Oximeter

Hal yang pertama harus dilakukan adalah dengan memasang Oximeter di jari kemudian bacalah hasil pengukurannya, di situ akan terlihat berapa saturasi ogsigen dan juga denyut nadi. Jika memilii saturasi oksigen dengan angka 95 keatas berarti kadar saturasi oksigennya bisa dibilang normal.

Jika Agkanya ada di 94 kebawah sebainya Anda harus segera melakukan konsultasi, konsultasi ini bisa dilakukan secara online. Tapi jika angkanya sudah menunjukan 92 maka segeralah pergi ke IGD karena hal ini cukup berbahaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *